Sabtu, 09 Mei 2015

Konferensi Asia Afrika

    Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan sedikit informasi tentang Konferensi Asia Afrika atau KAA yang baru-baru ini dilaksanakan di Bandung.
1. Kronologis KAA
    KAA diprakarsai oleh lima negara, yaitu Indonesia, Myanmar, India, Pakistan, dan Sri Langka. Masing-masing dari kelima negara tersebut diwakili oleh satu orang. Ali Sastroamijoyo (INA), U Nu (MYA), Jawaharlal Nehru (IND), Muh. Ali (Pakistan), dan Sir John Kotelawala (Sri Langka).
a. Latar Belakang KAA
    - Pertentangan antara blok barat (kapitalis) dengan blok sentral (komunis) yang mengancam ketertiban dan perdamaian dunia
    - Sebagian besar negara Asia dan Afrika menjadi korban imperialisme-kolonialisme negara-negara barat
    - Perlunya kerjasama antara negara-negara Asia dan Afrika dalam menghadapi masalah pembangunan ekonomi, sosal, dan kebudayaan
    - Pelaksanaan politik apartheid (diskriminasi) di beberapa negara, terutama di Afrika Selatan.
b. Tujuan KAA
    - Meningkatkan kerjasama, persahabatan, serta hubungan antar bangsa-bangsa Asia dan Afrika
    - Meningkatkan kerjasama dalam lapangan sosial, ekonomi, dan kebudayaan antara bangsa-bangsa Asia dan Afrika
    - Memecahkan persoalan penting bagi bangsa-bangsa Asia-Afrika secara bersama-sama, seperti menjamin kedaulatan serta melenyapkan diskriminasi ras dan penjajahan.
    - Memperbesar peranan Asia-Afrika dalam dunia global seperti sekarang dan ikut serta mengusahakan perdamaian dunia.
c. Hasil KAA
    - Kerjasama ekonomi dan kebudayaan
    - Mencari solusi untuk memecahkan masalah-masalah HAM
    - Mengusahakan perdamaian dan kerjasama di dunia
    - Lahirnya Dasasila
    - Memecahkan masalah bangsa-bangsa yang belum merdeka
d. Pengaruh KAA
    a. Bagi Indonesia
  - Perjuangan negara Asia-Afrika dalam memperoleh kemerdekaan semakin meningkat
   -  Politik luar negeri bebas aktif Indonesia mulai diikuti oleh negara-negara yang tidak memihak blok barat atau timur
    b. Bagi Negara-Negara Asia-Afrika
    -    Perjuangan negara Asia-Afrika memperoleh kemerdekaan semakin meningkat
    -   Kedudukan bangsa-bangsa di Asia-Afrika semakin meningkat dalam persatuan politik internasional
    -   Terciptanya hubungan dan kerjasama antara bangsa dan negara di Asia-Afrika dalam bidang ekonomi, sosial, dan kebudayaan
    c. Bagi dunia
    -    Berkurangnya ketegangan antara blok barat dan timur
    -    AS dan Australia mulai menghapus diskriminasi ras
    -    Negara-negara imperialis mulai melepas negara jajahannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar